MENULIS ITU MUDAH
Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Pertemuan ke-10. Gelombang 22
Hari/Tanggal : Senin, 25 Oktober 2021
Narasumber : Dr. NGAINUN NAIM
Moderator : AAM NURHASANAH
Penulis : ROHAINA YUSMAN
1. PEMBUKAAN
"Selamat malam Bapak Ibu hebat di seluruh tanah air. Jangan lupa isi absen dan berdoa sejenak, semoga malam ini kuliah berjalan lancar dan saya bisa memandu acara sampai selesai. Aminn" Ujar ibu Aam membuka materi pada malam hari ini.
"Tak terasa malam ini sudah pertemuan ke-10, artinya, ada 10 pertemuan ke depan untuk menjadi syarat menerbitkan buku hasil resume Bapak Ibu. Semoga Bapak Ibu berhasil mewujudkan buku solonya dan semangatnya tak pernah putus meskipun beratnya godaan melawan rasa malas menulis." Tambah beliau.
"Malam ini kita akan ditemani seorang dosen dan doktor di IAIN Tulungagung. Beliau juga pernah memberikan kata sambutan dibuku solo kedua saya yang berjudul Kunci Sukses Menjadi Moderator Online. Saya juga ikut kelas doktor yaitu Komunitas Sahabat Pena Kita(SPK) dan melahirkan satu antologi." Ibu Aam menceritakan pengalamannya bersama narasumber.
Ibu Aam Nurhasanah: Yuks kenalan dulu dengan narsum malam ini. Simak cv beliau ya
Nama : Dr. Ngainun Naim,
Tempat/Tanggal Lahir : Tulungagung, 19 Juli 1975
|
Alamat Kantor |
: |
IAIN Tulungagung, Jl. Mayor Sujadi Timur 46 Tulungagung
66221. |
|
Alamat Rumah |
: |
Parakan RT 11 RW 04 Trenggalek |
|
No Telp. |
|
|
|
Kantor |
: |
0355-321513 |
|
HP |
: |
081311124546 |
|
e-mail |
|
Riwayat Pendidikan Formal :
§ SDN Sambidoplang Sumbergempol Tulungagung, lulus tahun 1988
§ MTsN Tunggangri Kalidawir Tulungagung, lulus tahun 1991
§ MAN Denanyar Jombang, lulus tahun 1994
§ S-1 STAIN
Tulungagung, lulus
1998
§ S-2 Studi Islam
Universitas Islam Malang (UNISMA), lulus tahun 2002.
§ S3 Studi Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, lulus tahun 2011.
Karya Tulis Buku :
1.
Menulis Itu
Mudah (2021)
2.
Aktualisasi
Pemikiran Islam Multikultural (Akademia Pustaka, 2020).
3.
Literasi
dari Brunei Darussalam (Akademia Pustaka, 2020).
4.
Spirit
Literasi (Akademia Pustaka, 2019).
5.
Teraju
(Tulungagung: IAIN Tulungagung Press, 2017).
6.
Proses
Kreatif Penulisan Akademik (Akademika Pustaka, 2017).
7.
Merawat
Nusantara (Malang: Genius Media, 2017).
8.
Menipu
Setan, Kita Waras di Zaman Edan (Jakarta: Quanta, 2015).
9.
The Power of
Reading (Yogyakarta: Aura Pustaka, 2013).
"Tema malam ini adalah MENULIS ITU MUDAH. Nah, tanpa panjang lebar lagi, kepada Bapak Ngainun Naim, silakan memasuki kelas. Terima kasih" Ibu Aam mempersilakan narasumber malam ini memulai materi.
2. MATERI INTI
Budaya menulis, menulis itu jika sudah menjadi budaya akan luar biasa, malam ini akan dibahas dalam materi "MENULIS ITU MUDAH". Pertanyaannya : Apa betul menulis itu mudah?
Jawab sederhananya: Mudah, tapi dengan catatan bagi yang sudah bisa. Bagi yang belum tentu sulit.
Beberapa Cara Agar MENULIS ITU MUDAH :
1. Ciptakan pikiran bahwa menulis itu mudah
Bagaimana jika kenyataannya tetap sulit? Mindset mudah paling tidak membantu kita tetap optimis untuk mewujudkan bahwa menulis itu tidak sulit.
2. Ciptakan pikiran jika menulis itu keterampilan SEKOLAH DASAR.
Menulis ini sesungguhnya tidak selalu butuh pendidikan yang tinggi-tinggi. Keterampilan menulis itu merupakan keterampilan tingkat sekolah dasar.
Menulis harus dimulai dari keyakinan. Tanpa keyakinan, orang tidak akan bisa menulis. Jika seseorang ingin bisa menulis, hal yang diperlukan bukan suatu bakat istimewa, tetapi minat yang besar dan kemauan berlatih. Perpaduan dua hal ini yang bisa membuat seseorang menjadi penulis. Nah, dari sini jelas bahwa MINAT dan KEMAUAN BERLATIH yang menjadi kunci sukses dalam menulis. Pendidikan bukan jaminan. Catatan sederhana tentang tipe dan kuadran menulis. Dapat dibaca pada link berikut : Silahkan dibaca dan direnungkan
https://www.spirit-literasi.id/2021/10/tipe-dan-kuadran-menulis.html
3. Kunci menulis adalah BANYAK MEMBACA
Membaca merupakan SYARAT WAJIB untuk bisa menulis yang baik. Rasanya kecil kemungkinan orang bisa menulis yang baik jika tidak memiliki budaya membaca. Jangan dibayangkan membaca itu sebagai kerja berat, suntuk, dan tidak menarik.
Membaca tidak perlu terlalu lama. Paling hanya 10-15 menit. Tetapi lakukan beberapa kali saat sempat. Sehari usahakan membaca minimal 10 halaman. Jika sedang banyak waktu senggang, tentu bisa lebih banyak lagi. Nah, kebiasaan membaca inilah yang membuat ide menulis itu mudah ditemukan dan kemudian dikembangkan.
4. Meluangkan waktu, bukan menunggu waktu luang
Kita semua memiliki kesibukan. Dari hari ke hari kesibukan kita bukannya berkurang tetapi semakin bertambah. Jika menuruti kesibukan, kita tidak akan sempat untuk menulis. Maka kunci untuk mengatasinya adalah LUANGKAN WAKTU, BUKAN MENUNGGU WAKTU LUANG. Jika Anda menyempatkan waktu secara konsisten setengah jam sehari, itu sudah sangat luar biasa. Saya memiliki sahabat penulis yang konsisten menyisihkan waktu menulis setiap hari. Ia tidak menulis di laptop. Ia menulis di HP. Setiap ada kesempatan, walau hanya 5 menit, ia menulis. Tentu tidak selalu banyak yang bisa ditulis tetapi ia sangat istiqamah. Kini puluhan buku sudah ia hasilkan. Ini buah istiqamah.
5. Rajin mengamati, mencatat, dan mengolah menjadi tulisan
Jadi penulis itu harus tajam mengasah pendengaran dan penglihatan. Bedanya penulis dengan bukan penulis itu pada kemampuan menangkat hal biasa menjadi berbeda.Setelah mengamati, jangan lupa mencatat. Penulis itu rajin mencatat apa yang ditemukan. Setelah itu diolah menjadi tulisan. Jangan berpikir menghasilkan tulisan yang sempurna. Jangan. Tugas penulis yang utama itu terus berproses menulis. Jika sudah konsisten menulis, kualitas akan mengikuti. Intinya terus berproses dengan menulis dan terus menulis
6. Belajar Menulis kepada Penulis
Jadi belajarlah kepada para penulis. Pengalaman mereka sangat penting buat kita memperkaya perspektif.
3. SESI TANYA JAWAB
P1
Assalamu'alaikum
Nama saya Romdiyah
Dari kalibaru jakarta utara
Pertanyaan
Kunci menulis hingga bs menerbitkan buku solo agar tulisan dapat menarik pembaca dan tulisan kita tidak keluar dari tema. Langkah awal atau ada cintoh seperti kerangka menuliskah?
J.1
Wassalam. pertanyaan menarik bu Romdiyah. kunci utamanya adalah ATM; Amati, Tiru, dan Modifikasi. ambil buku, lalu cermati. itu kunci penting. Terima kasih.
P2
Ass...Perkenalkan saya Umi Agus Farida dari Kalsel dan terimakasih atas ilmunya pak, mohon izin bertanya 🙏. Lebih mudah mana menulis di hp atau laptop dan bagaimana caranya agar istikomah dlm. menulis, terimakasih 🙏
J.2
Wass...setiap orang memiliki tradisi menulis yang khas. Saya punya guru yang nyaman menulis tangan. Ya, menulis tangan sampai hari ini. Tapi ada juga kawan yang nggak bisa menulis kalau tdk pakai laptop. Ada juga yang enjoy saja menulis di aplikasi ColorNote di HP. Intinya setiap orang memiliki CARA MENULIS YANG PALING NYAMAN. Soal istikomah, itu soal komitmen. Sebuah pendapat mengatakan bahwa awal mula kebiasaan itu dari PAKSAAN. Jadi awalnya harus dipaksa dulu. Nanti kalau sudah sering akan menjadi terbiasa. Salam, semoga sukses.
P.3
Assalammualaikum Mbak Aam dan Pak Ngainun.senang bisa memgikuti diskusi di WAG Belajar Menulis Gel 21.
Saya Elok Dewi dari Padang.
Setelah membaca tipe kuadran menulis saya termasuk yang no dua.tidak mampu tapi mau .makanya saya selalu mengikuti pelatihan menulis.yang mau saya tanyakan
Ketikan keenam langkah sudah kita lakukan tapi keraguan dengan tulisan kita masih ada sehingga menghabat kita untuk menghasilkan karya.apakah langkah yang harus kita lakukan.
Mohon pencerahannya pak 🙏🙏🙏terima kasih saya ucapkan .barakallah fii ilmi buat kita semua.
J.3
Waalaikumsalam. Musuh terbesar menulis itu diri sendiri. Jika ingin sukses menulis maka kendalikan diri sendiri. Bangun rasa percaya diri. Dalam kaidah bahasa Arab disebutkan bahwa PERCAYA DIRI ITU DASAR SUKSES. Jadi abaikan segala keraguan. Kadang yang kita ragukan itu tidak sesuai dengan kenyataan. Misalnya, kita malu tulisan kita belum bagus. Padahal orang juga tidak menilai begitu. Kadang kita takut salah. Padahal, tidak ada yang menilai salah. Jadi, terus berproses. Lanjut.
Saya memiliki kawan yang--mohon maaf--tulisannya tidak terlalu bagus. Tapi pedenya luar biasa. Sekarang bukunya sudah sekitar 60 judul. Bukunya bagus semua? Tidak juga. Tapi dia sudah menghasilkan buku banyak. Kawan yang nyinyir malah belum menulis satu pun buku.
4. PENUTUP
Materi diakhiri tepat pada pukul 21.00. Materi yang luar biasa. Semoga spirit menulis kita makin berapi. Closing statements oleh Narasumber Dr. Ngainun Naim:
MARI MENULIS DAN TERUS MENULIS. MENULIS ITU MUDAH ASAL SUDAH TERBIASA
Singkat padat jelas. Yang masih ragu untuk menulis, ayo mulai rubah mainset kita kalau menulis itu sulit. Buatlah menjadi mudah, semudah kita buat status di medsos. Ayo mulai dari membuat resume dengan gaya sendiri. Jangan copy paste secara utuh perkataan narasumber namun kembangkan dan bidik sudut terbaik yang menggelitik dihati bapak ibu semuanya.
Ayo luruskan niat, luangkan waktu untuk menulis dari 24 jam waktu yang kita miliki. Menulislah setiap hari untuk mengasah keterampilan kita
Semoga narasumber malam ini, bisa memberikan motivasi yang mendalam bahwa menulis itu mudah dan semangat dalam meneerbitkan buku sendiri. Semoga bersama bapak/ibu hebat yang ikhlas dalam WAG Belajar Menulis bersama PGRI ini dapat terwujud. Aamin Aamiin
Lengkap sekali resumenya Bun
BalasHapusSemangat
Luar biasa bun. Tetap semangat 💪🇮🇩
BalasHapussemakin sering membuat resume, semakin terbiasa, semakin bisa. salam semangat...
BalasHapusMAKIN HARI MAKIN OK RESUMENYA, SEMANGAT
BalasHapusLa ada bakat jadi penulis.. lanjutin bund.
BalasHapus